Bitte, Lesen Sie ! Das ist sehr Interessant

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter
  • Universitas Negeri Makassar

    Universitas Negeri Makassar, disingkat UNM adalah salah perguruan tinggi negeri di Makassar yang mencetak calon guru. UNM berdiri pada 1 Agustus 1961. UNM terdiri dari 9 Fakultas. Rektor pada tahun 2006 adalah Prof. Dr. H. M. Idris Arief, MS. dan selanjutnya Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd. (2008 - Sekarang)

  • Jerman

    Jerman adalah negara federasi terdiri dari 16 negara bagian. Setiap negara bagian diwakili pada tingkat federal dalam Bundesrat. Dari enam belas wilayah federal ini, tiga di antaranya adalah kota setingkat negara bagian. Jerman memiliki posisi ekonomi dan politik yang sangat penting di Eropa maupun di dunia. Dengan luas 357.021 kilometer persegi (kira-kira dua setengah kali pulau Jawa) dan penduduk sekitar 82 juta jiwa

  • Komputer

    Menurut: Donald H. Sanderes, 1985 Sanderes berpendapat, komputer adalah sistem elektronik yang memiliki kemampuan memanipulasi data dengan cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan agar secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output di bawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi program (OS/Operating System) yang tersimpan di didalam penyimpannya (stored program).

Twitter

Pada postingan sebelumnya  saya membahas tentang subjek dalam bahasa Jerman.
Selanjutnya saya akan membahas tentang Kasus dalam bahasa Jerman. Kasus adalah Der Kasus merupakan bagian dari kata benda, yang menunjukan hubungan kata benda dengan elemen-elemen lain dalam kalimat atau anak kalimat.
Contoh : Subyek adalah Nominativ, Obyek adalah Akkusativ, Dativ dan Genitiv.
Hubungan antara bagian yang berbeda dalam kalimat juga dapat ditentukan oleh kata yang memerintah kata benda tersebut seperti kata sifat, kata kerja dan kata depan.
A.      NOMINATIV

Kalau kasus yang ini sama dengan subjek. Dan digunakan sebelum atau sesudah kata kerja yang mengikutinya. Dalam kasus ini juga ada beberapa bagian dan memiliki arti sendiri, yaitu :

-           Sebagai pokok subjek dalam kalimat.
Zum Beispiel : Ich trinke ein glass Milch (Saya minum segelas susu)
-          Dapat sebagai pelengkap sapaaan
Zum Beispiel : Morgen Herr Kuster..! (Pagi Pak Kuster..! )
-          Dapat digunakan sebagai keterangan tambahan
Zum Beispiel: Wer gehört das Auto? (Siapa punya mobil itu? )
-          Ditanyakan menggunakan "WER" atau "WAS"
Zum Beispiel : Er fahrt mit dem Fixie Fahrrad => (Dia <Laki-laki> pergi dengan sepeda fixie)
·         Maka pertanyaan yang dapat dibuat dari kalimat tersebut adalah :
1        Wer fahrt mit dem Fahrrad? => Siapa yang pergi dengan sepeda?
2        Was fahrt er? => Apa dia ( pakai ) pergi?


B.      DATIV
Dativ, kasus ini dapat disebut juga sebagai objek tidak langsung pada kalimat. Dativ juga sebagai pelengkap dari kata kerja dan yang selalu memakai Dativ. 

ü  DATIV memiliki kata depan (Präposition) :

“an..vorbei”, “aus”, “bei”, “gegenüber”, “mit”, “nach”, “seit”, “von”, “von..aus”, “zu” 

Zum Beispiel :
-          Ich komme aus Medan, Indonesien (Saya berasal dari Medan, Indonesia)
-          Sie gehen zu der Schule (Mereka pergi ke sekolah)


Kata kerja yang selalu menggunakan DATIV, antara lain :
1.      Anworten
2.      Danken
3.      Gefallen
4.      Gehören
5.      Helfen
6.      Passen
7.      Schaden
8.      Zuhören
9.      Schmecken


Dalam kasus ini juga ada beberapa bagian dan memiliki arti sendiri, yaitu Dapat digunakan dengan kata depan dan yang memiliki arti tentang suatu tempat.

ü  Berikut adalah kata depan yang sering dipakai dalam kasus DATIV apabila berbicara tentang sebuah tempat ( harap dihafal )

“an”, “auf”, “hinter”, “in”, “neben”, “über”, “unter”, “vor”, “zwischen”

Zum Beispiel :
Die Katze schlaft unter dem Tisch => Kucing itu tidur di bawah meja
Er kommt hinter mir => Dia ( laki-laki ) datang dari belakang saya

·         Pelengkap objek tidak langsung setelah kata kerja
Zum Beispiel : Sie denken ihm (Mereka memikirkan nya)

·         Digunakan dengan kata sifat yang memakai objek tidak langsung dalam kalimat
Zum Beispiel : Der Mann ist deinem Vater sehr alt (Pria itu adalah bapak kamu sangat tua)
·         Dapat digunakan sebagai keterangan tambahan
Zum Beispiel:
Wer gehört das Auto?
(Siapa punya mobil itu? )
·         Ditanyakan dengan menggunakan "WEM" atau "WAS"
Zum Beispiel :
Sie mochten dir mit dem Auto fahren 
(Anda ingin pergi bersama kamu dengan mobil)

Maka pertanyaan yang dapat dibuat dari kalimat tersebut adalah :
1        Wem will mit dem Auto fahren? => Siapa yang akan pergi dengan mobil?
2        Was wollen Sie fahren? => Dengan apa mereka pergi?


C.      AKKUSATIV
Kalau kasus yang satu ini disebut juga sebagai objek langsung dalam kalimat. Akkusativ itu bersifat menyatakan secara langsung.

ü  AKKUSATIV memiliki kata depan ( Präposition ) :  “bis”, “durch”, “entlang”, “für”, “gegen”, “ohne”, “um”, “um…herum”

Zum Beispiel:
Ich lerne Deutch um 4 bis 5 Uhr (Saya belajar bahasa Jerman sekitar jam 4 sampai jam 5)
Ich interessiere mich für das Ferrari  (Saya tertarik dengan mobil Ferrari)

ü  Kata kerja yang selalu membutuhkan AKKUSATIV antara lain :
1.      anrufen
2.      brauchen
3.      begrüßen
4.      haben
5.      essen
6.      kennen lernen
7.      lesen
8.      sehen
9.      kochen

Dalam kasus ini juga ada beberapa bagian dan memiliki arti sendiri, yaitu Dapat digunakan dengan kata depan dan memiliki arti sebuah pergerakan / tujuan arah.
ü  Berikut adalah kata depan yang sering dipakai dalam kasus AKKUSATIV dalam menunjukkan pergerakan atau arah ( harap dihafal ) “an”, “auf”, “hinter”, “in”, “neben”, “über”, “unter”, “vor”, “zwischen”

Zum Beispiel :
Die Landkarte hangt an die Wand
(Peta itu tergantung di dinding)
Ich gehe nicht in die Schule
(Saya tidak pergi ke sekolah)

-          Dapat diartikan untuk penunjuk waktu / jam
Zum Beispiel :
Die Party fangt um 4 Uhr an
(Pesta dimulai sekitar jam 4)
-          Dapat digunakan sebagai keterangan tambahan
Zum Beispiel:
Wissen Sie Marthin, den Schreiber?
-          Ditanyakan dengan menggunakan "WEN" atau "WAS"
Zum Beispiel :
Ich habe ein Buch gekauft => Saya telah membeli sebuah buku

Maka pertanyaan yang dapat dibuat dari kalimat tersebut adalah :

1        Wen hat ein Buch gekauft? (Siapa yang telah membeli sebuah buku)
2        Was habe ich gekauft? (Apa yang sudah saya beli? )

-          Dapat digunakan dengan kata sifat yang berarti menunjukkan ukuran, sifat dan berat
Zum Beispiel :
Du kaufst einen Kilo Kartoffeln => Kamu membeli 1 Kilo kentang

D.     GENETIV
Genetiv adalah kasus yang menyatakan pelengkap dalam kalimat dan kasus ini juga dapat dipakai untuk menyatakan sebuah benda dengan jelas / detail.


ü  Berikut adalah kata kerja yang menggunakan GENETIV, antara lain :
1.      bedürftig
2.      bewußt
3.      unbewußt
4.      frei
5.      gewiß
6.      mächtig
7.      unmächtig
8.      müde
9.      sicher
10.  unsicher
11.  unfähig
12.  würdig
13.  unwürdig
14.  voll
ü  Berikut adalah kata depan yang sering dipakai dalam kasus GENETIV : “anstatt, ausserhalb, innerhalb, oberhalb, trotz, unterhalb, während, wegen”

Dalam kasus ini juga ada beberapa bagian dan memiliki arti sendiri, yaitu :
-          Dapat menunjukan kepunyaan / kepemilikan
Zum Beispiel :
Marthins Frau ( Die Frau von Marthin ) Nyonya Marthin
Das Auto meiner Mutter ( Das Auto von meiner Mutter ) Mobil mama saya
-          Dapat menunjukkan seluruh atau sebagian pecahan
Zum Beispiel :
Die viertel des Glass (Seperempat gelas)
-          Ditanyakan dengan menggunakan "WESSEN"
Zum beispiel :
Die Frau des Kindern ist hubsch => Ibu dari anak-anak itu cantik

Maka pertanyaan yang dapat dibuat dari kalimat tersebut adalah :
·         Wessen ist hubsch? => Siapa yang cantik?



Pahammaki tentang Artikel dalam bahasa Jerman  ?
Mariki melangkah  untuk mengenal lebih dalam tentang bahasa Jerman. Kali ini saya akan memperkenalkan Subjek dalam bahasa Jerman. Pasti anda juga sudah paham apa itu subjek .
Baiklah,
Subjek dalam bahasa Jerman ada 9, yaitu :
1.      Ich  = Saya
2.      Du = Kamu
3.      Er = Dia (laki-laki)
4.      Sie = Dia (perempuan)
5.      Es = Dia ( netral)
6.      Wir = Kami
7.      Ihr = Kalian
8.      Sie = Mereka
9.      Sie = Anda
Sudah paham sampai di sini ?
Ok, selanjutnya saya akan memaparkan lagi pasangan dari Subjek.
1.      Ich -> Bin
Contoh :  Ich bin 17 Jahre alt ( saya berumur 17 tahun)
2.      Du -> Bist
Contoh : Bist du Nini ? (Apakan kamu Nini ? )
3.      Er -> Ist
Contoh :  Er ist Ilham (Dia adalah Ilham)
4.      Sie -> Ist
Contoh : Sie ist Nanda (Dia adalah Nanda)
5.      Es -> ist
Contoh :  Es ist ein Buch ( ini adalah buku)
6.      Wir -> Sind
Contoh : Wir sind Schuler und Schulerin (Kami adalah siswa dan siswi)
7.      Ihr -> Seid
Contoh : Wo seid ihr ? (Dimana kalian ? )
8.      Sie -> Sind
Contoh :  Sind sie eine Arztin ? (Apakah mereka seorang dokter <perempuan > ? )
9.      Sie -> Sind
Contoh : Sind  Sie Herr Brown ? (Apakah anda adalah tuan Brown ? )




Untuk mengetahui bahasa Jerman dengan baik, pertama kita harus mengetahui dasar dari bahasa Jerman, dasar pertama yaitu Artikel dalam bahasa Jerman. Artikel adalah kata penunjuk sifat dalam bahasa Jerman, seperti penunjuk sifat Pria, Wanita, dan Netral. Artikel dalam bahasa Jerman juga terbagi menjadi dua, yaitu ada artikel tertentu dan ada pula artikel tidak tertentu
1.      Artikel Tertentu (bestimmte Artikel)
Yah, yang pertama saya akan memaparkan Artikel Tertentu berbentuk single :
-          Der adalah penunjuk untuk sifat laki-laki, maskulin atau Jantan.
Contoh : Der vater -> bapak.
-          Die adalah penunjuk untuk sifat wanita, femina atau betina.
 Contoh : Die Mutter -> Ibu.
-          Das adalah penunjuk untuk sifat normal, atau netral.
Contoh : Das Auto -> Mobil.
Selanjutnya Artikel Teretentu berbentuk Jamak :
-          Die adalah menunjuk jumlah lebih dari satu.
Contoh : Die Menchsen -> Orang-orang
2.      Artikel tidak tertentu (Unbestimmte Artikel)
-          Der (artikel tertentu) -> Ein (artikel tidak tertentu)
Contoh : Ein Man (suami)
-          Die (artikel tertentu) -> Eine (artikel tidak tertentu)
Contoh : Eine Blume (bunga)
-          Das (artikel tertentu) -> Ein ( artikel tidak tertentu)
Contoh : Ein Auto (mobil)