Tampilkan postingan dengan label Über Deutschland. Tampilkan semua postingan
Seorang pasien menggugat rumah sakit karena merasa
didiskriminasi. Nama pasien itu tidak dimasukkan dalam daftar penerima donor
jantung, karena dianggap tidak bisa berbahasa Jerman.
Hassan Rashow-Hussein
sakit parah karena jantungnya sudah tidak kuat lagi. Warga Kurdi asal Irak yang
berusia 62 tahun ini perlu jantung yang baru. Ia dirawat di rumah sakit di kota
kecil Bad Oeynhausen di kota bagian Nordrhein Westfalen. Tapi rumah sakit itu
menolak memasukkan Hussein ke dalam daftar penerima donor jantung. Alasannya,
pasien tidak mengusai cukup bahasa Jerman untuk memahami perintah dokter jika
operasi selesai dilakukan.
Pengacara
Rashow-Hussein, Cahit Tolan kini mengajukan gugatan ke pengadilan, karena
kliennya menjadi korban diskriminasi. "Setiap orang punya hak untuk
menerima tranplantasi, selama ada keperluan medis", kata Tolan. "Jadi
tidak boleh ada perbedaan karena status sosial maupun karena bahasanya."
Tapi rumah
sakit di Bad Oeynhausen mempertahankan keputusannya. Direktur rumah sakit Jan
Gummert menegaskan, penolakan itu sudah sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan
Ikatan Dokter Jerman, Bundesärztekammer.
Digugat
karena diskriminasi
Dalam
pedoman donor organ memang disebutkan, kesulitan berbahasa bisa mempengaruhi
keputusan dokter. Karena setelah tranplantasi organ, pasien harus benar-benar
menuruti petunjuk dokter tentang obat-obat yang harus diminumnya. Jika tidak,
pasien bisa terkena dampak sampingan berbahaya, yang bisa mengakibatkan kematian.
"Kami justru ingin melindungi pasien", kata Gummert.
Tapi soal
kemampuan berbahasa, tampaknya masalah interpretasi. Karena Hussein kemudian
dipindahkan ke rumah sakit lain di kota Münster. Dan di rumah sakit ini, ia
bisa masuk dalam daftar penerima donor jantung. Tim dokter menyatakan tidak ada
kesulitan karena didampingi penerjemah. Setelah operasi, Hussein juga selalu
akan didampingi saudara-saudaranya yang bisa berbahasa Jerman.
Pengacara
Hussein, Cahit Tolan lalu mengajukan gugatan ke pengadilan dan menuntut
pembayaran ganti rugi terhadap kliennya. Proses itu sudah berlangsung selama
tiga tahun.
Sepakat
untuk berdamai
Hari Jumat
lalu (20/12/13) kedua pihak yang bertikai akhirnya sepakat menempuh jalan
damai. Rumah Sakit Herz- und Diabeteszentrum (HDZ) setuju membayar ganti rugi
sebanyak 5000 Euro. Tadinya pengacara Rashow-Hussein menuntut ganti rugi sampai
10.000 Euro.
Pengadilan
di Bielefeld menyatakan, selama ini belum pernah ada proses semacam itu di
pengadilan Jerman. Jadi jika gugatan dilanjutkan, prosesnya mungkin akan
berlangsung selama bertahun-tahun. Hakim lalu mengusulkan agar kedua pihak
berdamai
Keunggulan Jerman di Teknologi Medis
Krisis ekonomi tidak berpengaruh banyak bagi
pertumbuhan pasar teknologi medis. Sebuah perusahaan Jerman terus meraup
keuntungan, meski mulai menghadapi persaingan kuat dari perusahaan Cina dan
Korea Selatan.
Laboratorium Waldner di Allgäu
Laboratorium Waldner di Allgäu
Sudah tidak diragukan lagi kalau Jerman
tergolong unggul dalam pasar otomotif dan teknik dunia. Seperti tercermin dalam
angka ekspor pertahun. Namun banyak yang belum tahu kalau Jerman juga terdepan
dalam industri perawatan kesehatan.
Pendorong kesuksesan
Kesuksesan teknologi medis, menurut Oliver
Koppel dari Institut Ekonomi Jerman di Köln, adalah berkat riset yang intensif.
Investasi bagi riset dan pengembangan di bidang tersebut berjumlah sekitar 8
persen dari angka penjualan, atau dua kali lipat dari rata-rata alokasi riset
dan pengembangan untuk industri teknologi medis di negara lain.
Penerapan beragam hak paten juga berperan
bagi kesuksesan Jerman di industri medis secara global. "Aplikasi hak
paten Jerman di bidang teknologi medis naik tiga kali lipat dalam 15 tahun
terakhir. Peningkatan juga terjadi di angka penjualan. Dari data akurat di
pasar global, kue-nya Jerman kira-kira mencapai 10 persen. Porsi yang sangat
besar," ujar Koppel.
Kebangkitan Asia
Dari penjualan teknologi medis, seperti
peralatan medis elektronik untuk menyokong tungkai atau tulang belakang serta
implantasi sendi pinggul buatan, perusahaan-perusahaan Jerman menghasilkan 20
miliar Euro pertahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen atau 12 miliar
Euro didapat dari pasar mancanegara. Dan saat ini, pesaing kuat semakin
menjamur. Kebanyakan datang dari Asia, terutama Korea Selatan dan Cina.
"Terutama aplikasi hak paten Cina di bidang teknologi medis tumbuh dengan
sangat pesat. Selama ini kami memandang Cina sebagai negara yang tidak
mengindahkan perlindungan hak paten. Dulu benar, tapi sekarang sudah tidak
lagi. Perlindungan hak paten di Cina sejak bergabung dengan Organisasi
Perdagangan Dunia WTO di tahun 2000 jauh lebih baik. Dan Cina juga berkembang
manjadi salah satu pasar utama. Meski Cina bisa dibilang masih diremehkan di
bidang teknologi medis," jelas Koppel.
Kombinasi riset dan pengembangan dengan
aplikasi hak paten tentu membawa sejumlah keuntungan. Namun ada juga
kekurangannya, seperti pengelompokan yang terjadi di Jerman. "Sebagai
contoh, pengelompokan di sektor teknologi medis sangat terlihat di Hamburg.
Namun kombinasi yang kuat antara bisnis dengan sains tetap menjadi daya jual
yang unik bagi Jerman. Produk-produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang
sangat tinggi sehingga ada permintaan secara spesifik di pasar global."
Pemimpin pasar
Jerman saat ini juga menjadi produsen
terbesar di Eropa bagi fasilitas laboratorium. Waldner, perusahaan yang
bermarkas di wilayah Allgäu, adalah perusahaan Eropa terbesar pertama dan terbesar
kedua di dunia setelah perusahaan Amerika, Thermo Fisher Scientific. Sebagai
grup, Waldner memiliki 12 anak perusahaan. Produksi mesin bagi fasilitas
laboratorium menjadi bagian besar dari bisnis Waldner. Tahun lalu saja, lini
produksi tersebut menyumbangkan 13 juta Euro bagi total pemasukan. Direktur
Waldner, Helmut Hirner, menjelaskan, "Semua perusahaan farmasi besar di
dunia adalah klien kami. Seperti GlaxoSmithKline di Inggris, Pfizer di Amerika
dan di Jerman ada Böhringer, Roche, dan sektor kimia BASF. Selain itu ada juga
institusi riset besar seperti Helmholtz, Fraunhofer, universitas-universitas
besar, Pusat Riset Kanker di Heidelberg. Mereka adalah pelanggan kelas kakap
kami."
Ekspor berperan besar dalam pemasukan
Waldner. Tahun 2010, setengah dari total angka penjualan didapatkan dari pasar
mancanegara. Tak heran, Waldner mampu mengisi kekosongan di pasar tenaga kerja
Amerika Serikat. "Kami membentuk sebuah komunitas di Mumbai, India, dua
tahun lalu. Saat itu pasar India mulai melirik segmen premium fasilitas
laboratorium, begitu juga dengan Cina. Namun kami ingin memasarkan produk ke
seluruh wilayah Asia dari India. Sejak bulan Mei tahun ini, kami membuka kantor
di Dubai, karena pasar Arab akan menjadi pasar dengan tingkat pertumbuhan
tertinggi dalam 10 tahun ke depan," tukas Hirner.
Pasar bagi sektor kesehatan akan terus tumbuh
dengan pesat dalam beberapa tahun mendatang. Terutama di negara-negara
berkembang, karena warganya semakin tua, maka pengeluaran bagi kesehatan pun
semakin besar.
Berlin
dibangun oleh Republik Demokratik Jerman (GDR) atau Jerman Timur pada tahun
1961.Tembok ini
didirikan untuk memisahkan sekaligus mengisolasi Berlin Barat, wilayah yang
dikontrol oleh Perancis, Amerika, dan Inggris. Tembok Berlin
berdiri sampai tahun 1989, sebelum akhirnya diruntuhkan seiring dengan
keruntuhan Tirai Besi Uni Sovyet. Tembok ini sering
digunakan sebagai contoh isolasionisme ekstrim dan menjadi pukulan diplomatik
serius bagi hubungan antara Soviet dengan seluruh dunia. Setelah Perang
Dunia II, Jerman diduduki oleh Dewan Pengawas Sekutu sementara dilakukan upaya
stabilisasi dan pembangunan kembali. Sebagai bagian
dari kesepakatan, Uni Soviet diberi kontrol atas sebagian Jerman yang kemudian
dikenal sebagai Jerman Timur, sementara kekuatan-kekuatan non-komunis
mengontrol Jerman Barat.
Berlin, sebuah
kota besar yang terletak di Jerman Timur juga dibagi menjadi dua bagian. Adanya wilayah
yang dikontrol sekutu di tengah-tengah Jerman Timur membuat semua pihak berada
dalam situasi yang tidak nyaman. Jerman Timur takut
bahwa kekuatan Barat mungkin mencoba mengambil alih Jerman Timur, melalui
Berlin Barat yang dikusai sekutu.
Di lain pihak,
sekutu khawatir terhadap keselamatan penduduk dan pekerja di Berlin Barat, wilayah
yang berada di tengah-tengah Jerman Timur. Akses ke Berlin
telah dibatasi sebelumnya, terutama pada tahun 1948, ketika beberapa negara
Barat dipaksa menggunakan angkutan udara untuk memasok berbagai kebutuhan ke
Berlin Barat. Sebagian warga
Jerman Timur juga melihat Berlin Barat sebagai wilayah penuh harapan, berusaha
menyeberang kesana untuk mencari perlindungan dan kehidupan yang lebih baik. Pemerintah Jerman
Timur segera menyadari bahwa mereka mulai kehilangan kontrol atas warga negara
mereka dan mulai membangun tembok untuk memblokade Berlin Barat.
Tembok Berlin
dirancang untuk meniadakan akses ke Berlin Barat dari Jerman Timur. Tembok ini
juga membuat sulit bagi orang untuk keluar dari Berlin Barat karena harus
melewati serangkaian peemeriksaan ketat. Berbagai negosiasi
diplomatik telah dilakukan sebagai respon atas Tembok Berlin yang melibatkan
beberapa tokoh politik terkenal, termasuk Presiden Kennedy. Pada tahun 1963,
Kennedy menyampaikan pidato terkenal yang menyatakan solidaritas kepada penduduk
Berlin Barat dan menyatakan bahwa Berlin Barat merupakan pulau demokrasi dan
kebebasan di lautan komunisme. Tembok Berlin
meminta banyak nyawa, dengan kematian pertama terjadi pada tahun 1961 ketika
Ida Siekmann melompat keluar dari jendela lantai tiga untuk sampai ke Jerman
Barat. Pada tahun 1989,
seiring dengan jatuhnya komunisme, warga di kedua sisi Berlin bekerja sama
untuk meruntuhkan tembok tersebut. Keruntuhan Tembok
Berlin adalah peristiwa monumental dan sering digunakan pula sebagai simbol runtuhnya
komunisme
Oktoberfest
Oktoberfest adalah festival dua-mingguan yang
diadakan setiap tahun di München, Bayern, Jerman, pada akhir September dan awal
Oktober. Festival ini merupakan salah satu acara paling terkenal di kota ini
dan juga merupakan festival terbesar di dunia dengan sekitar enam juta
pengunjung setiap tahunnya. Kota-kota lain di dunia juga mengadakan
festival-festival dengan menggunakan festival di München ini sebagai model,
bahkan menggunakan juga nama Oktoberfest.
Ajang ini biasanya diadakan selama enam belas
hari sampai dan termasuk hari Minggu pertama di bulan Oktober. Tapi jika hari
Minggu ini jatuh pada tanggal 1 atau 2, maka festival akan dilanjutkan sampai
tanggal 3 Oktober (Hari Persatuan Jerman). Festival diadakan di suatu daerah
yang dinamakan Theresienwiese, atau pendeknya "d' Wiesn". Bir
merupakan pusat perhatian utama dalam festival ini, dan pembukaan festival
ditandai oleh pembukaan tong bir oleh Walikota München dengan mengatakan
"O'zapft is!" (Bahasa Bavaria untuk "Telah dibuka!"). Bir
istimewa Oktoberfest yang memiliki rasa dan kandungan alkohol yang lebih pekat
dan keras juga disiapkan untuk acara ini. Bir ini disajikan dalam gelas
berukuran satu liter yang disebut Maß. Gelas pertama diberikan untuk
Menteri-Presiden Bayern. Hanya produsen lokal yang diizinkan untuk menyajikan
bir ini di suatu Bierzelt, tenda penyajian bir yang cukup besar untuk menampung
ribuan orang.
Pengunjung juga dapat menikmati berbagai
jenis makanan, sebagian besar merupakan hidangan tradisional seperti sosis,
hendl (ayam), käsespätzle (mi keju), dan sauerkraut, berikut hidangan lain khas
Bayern seperti buntut sapi panggang.
Sejarah Oktoberfest
Putra Mahkota Ludwig, yang kemudian menjadi
Raja Ludwig I menikahi Putri Therese dari Sachsen-Hildburghausen pada tanggal 12
Oktober 1810. Penduduk München diundang untuk menghadiri pesta kerajaan dan
berbagai perayaan diadakan di alun-alun depan gerbang kota sepanjang 16 hari. Alun-alun
tersebut dinamakan Theresienwiese ("Alun-alun Theresie") sebagai
bentuk penghargaan bagi Putra Mahkota, dan warga setempat menyebutnya
"Wies'n". Pada saat perayaan ditutup, diselenggarakan pacuan kuda
untuk keluarga kerajaan dan seluruh rakyat Bayern. Tradisi pacuan kuda setiap
tahun menjadi cikal bakal Oktoberfest, namun saat ini sudah tak lagi
diperlombakan. Pondok-pondok bir kecil digantikan dengan tenda-tenda minuman
pada tahun 1896. Selanjutnya, pertunjukkan hewan ternak dan pawai dengan korsel
ditambahkan. Apakah karena kebetulan atau sengaja, pesta pernikahan putra mahkota
tersebut bertepatan dengan kegiatan mengosongkan penyimpanan bir musim semi untuk
membuat bir musim gugur.
Tingkat Negara
|
Federasi
|
Posisi
|
Konstitusi Tubuh
|
Berdiri
|
23. Mei 1949
|
Markas besar
|
Prusia House, Berlin
|
Diketuai
|
|
Website
|
|
Bundesrat
atau Majelis Federal adalah dewan perwakilan negara bagian, semacam majelis
kedua di samping Bundestag. Setiap rancangan undang-undang federal harus
dibicarakan di Bundesrat. Sebagai majelis negara bagian, Bundesrat memegang
fungsi yang sama seperti majelis kedua di negara federasi lain, yang umumnya
disebut senat. Bundesrat beranggotakan wakil-wakil pemerintah negara bagian
saja. Bobot suara masing-masing negara bagian diatur dengan cara sangat moderat
menurut jumlah penduduk: minimal tiga suara, maksimal enam suara.
Bundesrat
ikut serta dalam pembuatan undang-undang federasi. Dalam aspek ini, Bundesrat
berbeda dengan lembaga majelis kedua di negara-negara federasi lain. Konstitusi
menggariskan dua cara partisipasi. Undang-undang federasi yang akan
mengakibatkan biaya tambahan dalam administrasi negara bagian, atau yang
menggantikan undang-undang negara bagian yang ada, harus memperoleh persetujuan
Bundesrat. Artinya, undang-undang yang sudah ditetapkan oleh Bundestag baru
akan berlaku setelah disetujui oleh Bundesrat. Dalam hal ini Bundesrat sebagai
badan legislatif berstatus sederajat dengan Bundestag. Dewasa ini hampir 50
persen rancangan undang-undang memerlukan persetujuan tersebut. Kedaulatan
administratif negara bagian berperan dalam pembuatan undang-undang yang penting
dan yang banyak mengakibatkan biaya, karena berlakunya prinsip bahwa
pelaksanaan undang-undang federal ditangani oleh aparat negara bagian. Yang
berbeda dari jenis undang- undang yang memerlukan persetujuan ialah produk
legislasi yang dapat menerima votum keberatan oleh Bundesrat. Namun keberatan
itu dapat ditolak oleh Bundestag dengan mayoritas yang sama seperti yang
berlaku untuk votum di Bundesrat, yaitu atau mayoritas biasa atau mayoritas dua
pertiga, dalam hal terakhir dengan suara paling sedikit mayoritas semua anggota
Bundestag (mayoritas mutlak).
Melalui
reformasi tatanan federal yang berlaku sejak September 2006, pembagian wewenang
antara federasi dan negara bagian diperbarui. Reformasi tersebut bertujuan
memperbaiki kesanggupan federasi dan negara bagian untuk mengambil keputusan
dan bertindak. Tujuan lain ialah mendefinisikan tanggung jawab politik
masing-masing pihak dengan lebih jelas.
German
Bundestag
|
|
Logo
|
Gedung Parlamen
|
Data Dasar
|
|
Kursi:
|
|
Legislatif:
|
Empat tahun
|
Pertemuan Pertama:
|
7. September 1949
|
Anggota:
|
620 (termasuk 22 kursi Overhang)
|
Saat sesi legislatif
|
|
Pemilu terakhir:
|
|
Ketua:
|
|
1(Fraktionslos)
75(Die Linke)
146(SPD)
237(CDU/CSU)
93(FDP)
|
|
Bundestag adalah parlemen
(Diet) Republik Federal Jerman. Lembaga
perwakilan rakyat tertinggi negara ini didirikan berdasarkan konstitusi Jerman
1949 (Das Grundgesetz) dan
menjadi pelanjut Reichstag dari masa Reich Jerman (Deutsches
Reich). Ketua parlemen disebut Presiden Bundestag dan
saat ini dipegang oleh Norbert Lammert (sejak 2005).
Dengan
berlakunya konstitusi baru tahun 1949, Bundestag didirikan sebagai parlemen Jerman Barat.
Karena situasi politik waktu itu, yaitu kurangnya infrastruktur dan Perang
Dingin, bangunan Reichstag di Berlin tidak dapat digunakan.
Sidang-sidang dilakukan di Bonn di tempat-tempat yang berbeda, bahkan pernah dilakukan di
suatu gedung milik fasilitas pengolahan air. Selain itu, warga Berlin Barat
tidak memilih wakilnya melainkan diwakilkan oleh 20 orang yang tidak dipilih
langsung tetapi ditunjuk oleh badan perwakilan kota itu.
Selanjutnya
sidang-sidang dilakukan di Bundeshaus, Bonn, hingga pemindahan ke Berlin tahun
1999. Sekarang Bundeshaus menjadi gedung Pusat Kongres Internasional
Bundeshaus, bagian utaranya menjadi kantor cabang Bundesrat (Perwakilan
Daerah) dan bagian selatan dijadikan "Kampus PBB" sejak 2008.
Pada masa
Perang Dingin, gedung Reichstag dijadikan museum sejarah. Uni Soviet selalu
berusaha mencegah penggunaan gedung ini oleh Jerman Barat dan mengganggunya
dengan menerbangkan pesawat supersonik di dekat gedung ini.
Sebelum
penggunaan kembali pada tahun 1999, gedung Reichstag direnovasi besar-besaran
(termasuk dilengkapi dengan kubah transparan besar yang dapat dikunjungi orang) mengikuti
rancangan arsitek
dari Britania,
Sir Norman Foster. Sejak tahun
2005 penerbangan di atas langit Berlin tengah dilarang untuk alasan keamanan.
Bundestag adalah perwakilan rakyat Jerman
yang dipilih. Secara teknis, separuh dari ke-598 kursi di Bundestag ditentukan
melalui pemilihan daftar calon yang disusun oleh partai pada tingkat negara
bagian (suara kedua), selebihnya melalui pemilihan orang-orang yang mencalonkan
diri di salah satu dari ke- 299 distrik pemilihan (suara pertama). Pembagian
itu tidak mengubah peranan kunci partai dalam sistem pemilihan. Sebab yang
berpeluang terpilih hanya calon di distrik pemilihan yang menjadi anggota
partai. Proporsi keanggotaan dalam partai dari para legislator di Bundestag
mencerminkan pembagian suara para pemilih. Agar gambaran mengenai mayoritas dan
minoritas tidak menjadi terlalu rumit karena adanya partai kecil atau sangat
kecil, diberlakukan klausul penghalang. Peraturan yang lazim disebut
"rintangan lima persen" itu mencegah peranserta mereka di Bundestag.
Bundestag adalah parlemen Jerman. Para
anggotanya membentuk fraksi-fraksi dan memilih seorang presiden Bundestag yang
berasal dari kalangan anggota. Bundestag bertugas memilih kanselir federal,
lalu bertugas menjaga agar kanselir tetap memegang pimpinan pemerintah dengan
mendukung politiknya. Bundestag dapat menggantikan kanselir dengan jalan
mencabut kepercayaan. Dalam hal ini dewan perwakilan rakyat Jerman mirip dengan
parlemen di negara lain. Tidak banyak bedanya, kalau di Jerman kanselir
dipilih, sedangkan di Inggris atau di beberapa negara demokrasi parlementer
lainnya kepala pemerintahan diangkat oleh kepala negara. Kenyataannya, yang
diangkat di negara demokrasi parlementer lain itu selalu pemimpin partai yang
didukung oleh mayoritas dalam parlemen.
Lingkup tugas besar kedua para anggota
parlemen di Bundestag ialah pembuatan undang-undang. Sejak tahun 1949 telah
diajukan 10.000 lebih rancangan undang-undang di Bundestag, dan lebih dari
6.600 lebih undang-undang disahkan, sebagian besar bersifat amendemen. Dalam
hal ini pun Bundestag mirip dengan parlemen di negara-negara demokrasi
parlementer lain, karena bagian terbesar dari undang-undang yang diputuskannya
bersumber pada pemerintah. Namun budaya kerja Bundestag, yang bersidang di
Gedung Reichstag di Berlin, tidak sesuai dengan tipe parlemen perdebatan,
seperti yang menjadi ciri parlemen Inggris. Bundestag lebih menyerupai parlemen
Amerika Serikat, tipe parlemen yang bekerja. Komisi-komisi Bundestag membahas rancangan undang-undang yang
diajukan kepada parlemen secara intensif dan kompeten.
Tugas besar ketiga Bundestag ialah pengawasan pekerjaan pemerintah. Kontrol yang kelihatan oleh masyarakat umum dilakukan oleh pihak oposisi di parlemen. Bagian pengendalian yang kurang menonjol, namun tak kalah efektif, dilaksanakan oleh anggota-anggota Bundestag dari partai yang memegang pemerintahan. Di ruang sidang komisi yang tertutup, mereka mengajukan pertanyaan kritis kepada wakil-wakil pemerintah.
Tugas besar ketiga Bundestag ialah pengawasan pekerjaan pemerintah. Kontrol yang kelihatan oleh masyarakat umum dilakukan oleh pihak oposisi di parlemen. Bagian pengendalian yang kurang menonjol, namun tak kalah efektif, dilaksanakan oleh anggota-anggota Bundestag dari partai yang memegang pemerintahan. Di ruang sidang komisi yang tertutup, mereka mengajukan pertanyaan kritis kepada wakil-wakil pemerintah.
yang
ditempati federasi di bidang pembuatan undang-undang.
Setelah mendapatkan Abitur, siswa
langsung bisa mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi. Berbeda dengan calon
mahasiswa di Indonesia yang harus mengikuti ujian tertulis (UMPTN), disini
calon siswa sama sekali tidak perlu mengikuti ujian seleksi. Calon mahasiswa
tinggal mengirimkan berkas lamarannya, dan universitas akan langsung memutuskan
berdasarkan nilai Abitur. Hal tersebut bisa dilakukan karena pendidikan di
seluruh Jerman, baik pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi, memiliki
kualitas yang bisa dikatakan sama.
Untuk menjamin kualitas yang merata di
semua sekolah, setiap anak wajib masuk ke sekolah terdekat yang telah ditunjuk
oleh pemerintah (Bila memilih untuk belajar di sekolah selain yang telah
ditunjuk, maka orang tuanya harus mengajukan permintaan khusus disertai dengan
alasan-alasannya). Sebaliknya, pemerintah pun menyediakan guru-guru dan
fasilitas pendidikan yang merata di semua sekolah, baik di kota besar maupun di
pelosok yang jauh dari kota.
1.
Universitas/Universität
(Uni)
Pada
Universitas berlaku keseimbangan antara pengajaran dan penelitian. Gelar
akademik yang diberikan di Universitas dari Diplom (semacam sarjana, S1 di Indonesia), Magister, Master
dan Doktor. Hanya di Universitas kesempatan untuk Habilitasi dan menjadi
pengajar Sekolah Tinggi atau Profesor diberikan. Demikian pula umumnya dengan
gelar Doktor. Jika kita menginginkan jenjang pendidikan sampai ke tingkat
Doktor atau Profesor, sebaiknya memilih perguruan tinggi dalam kategori
Universitas sebagai tujuan studi dan bukan Fachhochschule.
Pada
beberapa fakultas bidang studi yang ditawarkan sangat beragam, meliputi antara
lain; kedokteran, ilmu pengetahuan alam, hukum, sosial, ekonomi, lingkungan,
pertanian, kehutanan, matematika, dan lain-lain.
Studi di Universitas
sangat bergantung pada masing-masing mahasiswanya. Kita sendiri yang menentukan
bidang studi, jumlah dan jenis mata kuliah yang akan diambil. Seluruh program
studi kita di unversitas dapat dikatakan kita rencanakan sendiri.
Terlebih-lebih kita juga yang menentukan kapan kita mau ujian. Tidak dikenal
sistem wali sebagaimana di perguruan tinggi di Indonesia. bagi kita pelajar
Indonesia yang sejak kecil terbiasa dengan sistem pendidikan otoriter. Kita
harus aktif, disiplin serta mendorong diri sendiri untuk maju dan tidak
tertinggal. Beberapa fakta menunjukkan bahwa pelajar-pelajar kita mengalami
banyak kesulitan untuk menyesuaikan di lingkungan pendidikan Universitas.
2. Fachhochschule
Sebagian
besar pelajar Jerman memutuskan untuk melanjutkan studinya di Fachhochschule.
Dikarenakan waktu studi yang lebih singkat dan lebih berorientasi praktek
dibandingkan Universitas. Jadwal akademik yang ketat dibuat dan memang
ditujukan agar mahasiswa Fachhochschule lulus dalam waktu yang lebih singkat.
Jika kita berorientasi untuk kerja dan ingin studi yang lebih menghemat waktu,
sebaiknya memilih Fachhochschule sebagai tujuan studi lanjut. Sebagian besar
Engineer Jerman merupakan lulusan Fachhochschule, bukan dari Universitas. Pada
Fachhochschule tidak diberikan gelar akademik Doktor. Walaupun untuk kasus
tertentu dengan perjanjian kerjasama dimungkinkan melakukan program Doktor di
Fachhochschule, namun kita akan mengalami kemungkinan yang sulit dengan
prosedur bertele-tele. Selain itu perlu diperhatikan bahwa ijazah lulusan
Diplom Fachhochschule ‚hanya‘ disetarakan sama dengan lulusan D4 di Indonesia
oleh DIKTI.
Perbedaan
antara UNI dan FH diantaranya bisa disebutkan sebagai berikut:
1.
Materi perkuliahan.UNI lebih
menekankan ke teori dan kepadanya diberikan tanggung jawab dalam mengembangkan
ilmu pengetahuan. Komposisi antara teori dan praktek di UNI berkisar 60:40.
Sebaliknya, FH (sesuai dengan namanya) lebih menitik beratkan ke aspek terapan,
dengan komposisi teori dan terapan 40:60.
2.
Jadwal perkuliahan. Jadwal
perkuliahan di UNI adalah Okt-Maret untuk musim dingin (Winter Semester) dan
April-September untuk musim panas (Sommer Semester). Sebaliknya untuk FH
perkuliahan dimulai lebih dini, yaitu Agustus-Januari untuk musim dingin (WS)
dan Februari-Juli untuk musim panas (SS).
3.
Waktu melamar. Karena
perbedaan waktu kuliah sebagaimana disebutkan pada jadwal untuk proses seleksi
pun juga berbeda. Pendaftaran di FH ditutup lebih cepat dibandingkan dengan di
UNI.
Program yang Ditarawkan:
a)
Program klasik
Berbeda dengan di Indonesia dan
sistem 3 jejang (Sarjana-Magister-Doktor), sampai saat ini Jerman masih
menganut pendidikan tinggi dengan dua jenjang, yaitu Diplom (Dipl.) dan Doktor
(Dr).
Dalam jenjang Diplom ini, pada
tahun-tahun pertama mahasiswa diwajibkan mengikuti serangkaian mata kuliah
dasar (dikenal dengan nama Grundstudium). Setelah menyelesaikan semua mata
kuliah di Grundstudium mahasiswa diberi sertifikat Vordiplom, akan tetapi
sertifikat ini bukanlah gelar kesarjanaan. Untuk menyelesaikan Vordiplom,
mahasiswa memerlukan waktu sekitar 2,5 tahun. Setelah mendapatkan Vordiplom,
barulah mahasiswa diijinkan mengambil mata kuliah keahlian pada level yang
lebih tinggi (dikenal dengan Hauptstudium). Setelah menyelesaikan semua mata
kuliah Hauptstudium, barulah mahasiswa diijinkan menulis tugas akhir (dikenal
dengan nama Diplomarbeit) sebagai syarat kelulusan Diplom. Jadi, Diplom adalah
gelar resmi pertama yang diperoleh setelah seseorang menyelesaikan studinya di
UNI atau FH.
Antara
Diplom UNI dan Diplom FH memiliki perbedaan-perbedaan, diantaranya:
1. Diplom FH
bisa diselesaikan dalam waktu 4,5 tahun sedangkan Diplom UNI baru bisa
diselesaikan dalam waktu 5 tahun.
2. Diplom FH
memiliki muatan terapan yang lebih besar (60% perkuliahan) dibandingkan dengan
Diplom UNI (40% perkuliahan).
3. Diplom FH
tidak dirancang untuk melanjutkan ke jengang Doktor. Apabila pemegang Diplom
UNI ingin melanjutkan ke program Doktor, maka yang bersangkutan harus mengikuti
proses persamaan terlebih dahulu. Dalam fase ini, kepadanya diwajibkan
mengikuti serangkaian mata kuliah pada level Hauptstudium. Bisa juga ia
mengikuti program Master terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke program Doktor.
Sebaliknya, pemilik gelar Diplom UNI bisa langsung melanjutkan studi ke jenjang
Doktor.
b) Program Baru
Berdasarkan Kesepakatan Bologna
tahun 1999, semua negara EU bersepakat untuk menyesuakan sistem pendidikan
antara satu negara dengan negara lainnya di kawasan EU. Hal ini perlu dilakukan
karena Kesepakatan Maastricht tahun 1992 menjamin bahwa semua negara EU harus
mengakui kesamaan gelar dan keprofesian yang diberikan oleh Universitas maupun
lembaga profesi di negara-negara EU lainnya.
Dari Kesepakatan Bologna 1999
tersebut, salah satu isinya adalah semua negara EU akan mengkonversi sistem
pendidikan tingginya menjadi tiga jenjang Bachelor-Master-Doktor. Disepakati
pula bahwa Bachelor (dengan waktu tempuh 3-4 tahun) adalah gelar kesatjanaan
pertama yang diberikan oleh Universitas, dimana pemilik gelar tersebut diyakini
telah siap memasuki dunia kerja. Program pendidikan Master adalah pendidikan
lanjutan setelah bachelor dan diberikan selama 2 tahun.







.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)
